PIKMA Unmul 2012
Foto disalah satu kegiatan BEM Unmul 2012 yang gak akan terlupakan.
Ini hanya sebuah cerita kok. Cerita pengalaman Iffa. Mungkin cerita garing yang rada kriuk kriuk. Maafkan lah.. Iffa cuma sekedar lagi belajar nulis aja.
Begini ceritanya... (sambil ngelihat keatas)
Suatu hari, entah itu kapan. Sudah lama sekali pokoknya.| Lamanya itu kapan? | Sekitar setahun lah | Setahun kurang atau setahun lebih? | Setahun lebih | Lebih berapa bulan? | Lebih 4 bulan | 4 bulan pas atau kurang atau lebih | kabooorrrr x_x
Saat terebah tubuh ini untuk beristirahat di kamar yang kecil ini, memejamkan mata sejenak sebelum beraktivitas kembali di pagi hari. Tiba-tiba handphone berbunyi. Sebuah pesan singkat bersarang di hape yang sudah ku tinggal tidur beberapa menit. Saking lelahnya mata ini, malas rasanya untuk membukanya. Tapi, daripada tidurnya ga nyenyak karena penasaran, akhirnya ku buka juga pesan itu. Ternyata isinya tentang Pekan Ilmiah dan kreatifitas Mahasiswa (PIKMA). Perasaan mulai tak enak. Ku baca pelan..
Ketua Ridwan HM
Bendahara Neny N
Divisi Acara Wiwit K
Divisi Keseketaritan Susi
Divisi Pubdekdok Toni S
Divisi Perlengkapan Mardy
Divisi Humas dan Dana Merson
Divisi Konsumsi (jreng.. jreng~~~) tertulis namaku
Huhh betapa terkejut hatiku dag dig dug derr... ingin rasanya balas sms pak presiden bilang kalo aku ga sanggup. Tapi apalah daya, tak kuat jari ini mengetiknya, tak ada keberaniaan yang mampu menggerakkannya. Pertama kali yang terngiang di kepalaku adalah "siapa sih yang nyebut nama ku? siapa yang punya ide ini?" Antara yakin dan tidak. Aku bisa melakukannya atau tidak. Ini acara besar yang berlangsung selama seminggu, bukan yang cuma sehari atau dua hari.
Akhirnya sampailah saat peluncuran panitia, disitu hati ini masih begetar. Tapi tetap mulut ini tak sanggup mengungkapkannya (puitis amat yak). Tapi ada sesuatu yang meyakinkan hati ini. Saat itu, saat Pak Presma (Kak Surahman) memberikan sambutan. Intinya seperti ini.. Ada sebuah sungai yang penuh dengan buaya yang berbulan bulan ga makan. Seseorang akan memberikan hadiah bagi yang berani melewatinya. Semua orang mundur, siapa sih yang mau jadi santapan buaya.Tapi tiba tiba seorang melompat ke dalam sungai dan berenang secepat kilat menuju tepi lainnya. Karna kalau dia hanya diam, sudah pasti jadi daging asap buat buaya. Kalau dia berbalik, maka membutuhkan waktu, dan buaya sempat berenang menujunya dan siap memangsanya. Mau ga mau, dia harus berenang secepat kilat menuju tepi lainnya.Akhirnya sampailah dia di tepi sungai dengan selamat. setelah sampai dia malah marah marah dan berkata "siapa tadi yang mendorong ku?" (sial, kesenggol wkwk). Yah begitulah, ternyata dia ga sengaja masuk ke sungai. Tapi dia didorong oleh temannya.
Dari cerita pak Pres itulah aku mulai yakin untuk menjalankan tugas ku. Ragu ragu yang menghantui itu tiba tiba musnah dengan sendirinya. Dan meyakini dalam hati, kalau mereka percaya aku bisa, brarti aku harus membuktikan kalau aku bisa. Dari cerita itu, aku menggambarkan kalau aku juga harus berenang kedepan melalui rintangan itu, karna kalau aku diam, aku akan mati, tidak mengundurkan diri tidak pula melakukan tanggung jawabku, tidak pula ada keyakinan ataupun niat. Kalau aku berbalik kebelakang atau mengundurkan diri, maka aku akan menjadi mangsa, ya mangsa dari penyesalan dan malu. Dan memang terkadang kita perlu sedikit dorongan atau paksaan dari orang lain yang bisa membawa kita ke situasi yang berbeda, lebih mencekam tetapi lebih berharga pengalaman yang didapat. Lebih menegangkan, tapi lebih banyak pelajarannya. Lebih horor tapi suatu jalan menuju kebahagiaan, kebanggaan, dan kesuksesan. :D
Dan setelah aku melaluinya, ternyata tidak terlalu buruk. Aku bisa melewatinya. Aku bisa menjalankannya. Aku bisa membuktikannya, kalau aku bisa. Aku belajar publik speaking, aku belajar memanajeman, aku belajar menjadi pemimpin sekalipun dilingkup yang sangat kecil. Dan, aku bisa!! Akhirnya setelah usai semua ini, aku baru menyadarinya. Dan akhirnya hatiku berkata, terimakasih buat yang nyebut namaku, terimakasih buat yang punya ide mempercayakan tanggung jawab itu kepada ku. Terimakasih :) Terimakasih ya Allah :D
Cerita singkat yang kayaknya ga penting buat anda, tapi penting buat saya. Haha :D
